Pebedaan Teori Behavioristik dan Belajar Sosial Pada Penerapan Pembelajaran
Teori Behavioristik merupakan Sebuah pandangan bahwa perilaku manusia dapat dipelajari dan dimodifikasi melalui pengalaman yang diterima dari lingkungan sekitarnya. Yaitu dengan menekankan pentingnya pengalaman belajar dan pengaruh lingkungan dalam membentuk perilaku manusia. Hal terpenting adalah masukan atau input yang berupa stimulus dan keluaran atau output yang berupa respons. Melansir dari binus.ac.id menyatakan bahwa Teori Behavioristik adalah teori yang mempelajari perilaku manusia. Perspektif behavioral berfokus pada peran dari belajar dalam menjelaskan tingkah laku manusia dan terjadi melalui rangsangan berdasarkan (stimulus) yang menimbulkan hubungan perilaku reaktif (respons) hukum-hukum mekanistik.
Untuk cara belajar teori behavioristik ini guru lebih banyak menerangkan daripada muridnya. Jadi pada teori ini yang dituntut untuk banyak bicara yaitu seorang guru. Sedangkan murid lebih fokus untuk memahami apa yang disampaikan. Maka dari itu seorang guru harus mampu Menganalisis lingkungan kelas yang termasuk mengidentifikasi “entry behavior” pembelajar (pengetahuan awal pembelajar). Melansir dari quiper.com mengenai contoh penerapan dari teori behavioristik ada 6, diantaranya sebagai berikut:
1. Guru menyusun materi atau bahan ajar secara lengkap, mulai materisederhana sampai kompleks.
2. Selama mengajar, guru lebih banyak memberikan contoh berupa instruksi.
3. Jika guru menjumpai adanya kesahalan, baik pada materi maupun pada peserta didik maka akan segera diperbaiki.
4. Guru lebih aktif memberikan latihan agar terbentuk kebiasaan yang diinginkan.
5. Guru memberikan evaluasi berdasarkan perilaku yang terlihat.
6. Guru harus mampu memberikan penguatan (reinforcement), baik dari sisi positif dan negatif.
Sedangkan untuk teori belajar sosial, yaitu teknik Sebuah pandangan bahwa individu belajar dari pengamatan perilaku orang lain dan mengadaptasikannya berdasarkan pengalaman. Yang mana menekankan observational learning sebagai proses pembelajaran, dimana seseorang mempelajari perilaku dengan mengamati secara sistematis imbalan dan hukuman yang diberikan kepada orang lain. Teori belajar sosial menjelaskan bahwa lingkungan-lingkungan yang dihadapkan pada seseorang secara kebetulan, lingkungan itu kerap dipilih dan diubah oleh orang itu melalui perilakunya sendiri.
Adapaun tahap yang harus dilalui oleh pembelajar belajar sosial ada empat tahap, yaitu sebagai berikut:
1. Atensi atau perhatian, Pada tahap ini seorang murid harus lebih memperhatikan gurunya, dan hal-hal yang diperhatikannya suatu hal yang menarik. Maka dari itu seorang guru harus menyajikan teknik pembelajaran yang mudah dipahami, agar bisa menjadi pusat perhatian peserta didik.
2. Retensi, pada tahap ini peserta didik harus mampu mengingat hal-hal yang sudah mereka amati. Melalui pengamatan itulah diharapkan mereka mampu belajar dan mendapatkan hasil yang baik.
3. Reproduksi, pada tahap ini terjadi umpan balik yang nantinya bisa mengarahkan peserta didik pada perilaku yang diinginkan. Umpan balik ini tidak hanya ditujukan bagi hal-hal yang sudah benar, melainkan juga hal-hal yang tidak benar. Maka dari seorang guru harus memberikan nasihat atau arahan yang baik, karena kedepannya akan menentukan pada pembiasaan seorang siswa.
4. Motivational, pada tahap ini murid akan meniru hal-hal yang mudah diingat berdasarkan pengamatannya. Mereka percaya bahwa setelah peniruan, validasi akan datang dari dalam. Contoh penguatan dapat diberikan dalam bentuk pujian, penghargaan, catatan, dan lain-lain.
Jadi inti dari perbedaan teori behavioristik dan teori belajar sosial yaitu teori belajar sosial merupakan perluasan dari teori belajar behavioristik yang fokus pada bagaimana lingkungan dan penguatan mempengaruhi perilaku seseorang. Sementara, teori belajar sosial menyatakan bahwa seseorang bisa mempelajari perilaku melalui pengamatan. Dan untuk teori behavioristik ini guru lebih bereperan pada penyampaiannya sedangkan pada teori belajar sosial murid lebih banyak sendiri saat mendapatkan pehamahan.
Komentar
Posting Komentar